Cara Mengarahkan Subdomain ke Blogspot.com

Jika anda telah mempunyai domain dan hosting sendiri, namun sepertinya space hosting anda terlalu kecil, padahal anda ingin menambahkan subdomain di website anda. Jangan khawatir, salah satu solusinya adalah mengarahkan subdomain anda ke blogspot. Ini yang terjadi pada saya sebenarnya. Space hosting saya terlalu kecil apabila untuk menampung subdomain saya. Jadi saya putuskan untuk mengarahkan saja subdomain saya ke blogspot. Selain tak membebani space, juga bandwitch kita juga tetap terjaga karena kita alihkan ke blogspot.
Nah, langsung saja, caranya mudah kok. Apabila cara ini betul, maka anda akan langsung mengarahkan subdomain anda tanpa harus menunggu 1-2 hari. Berikut caranya :

  1. Masuk ke control panel hosting anda, misalnya www.domainanda.com/cpanel
  2. Lalu klik Simple DNS Zone Editor. (Ini biasanya terdapat pada cpanel. Jika anda menggunakan vistapanel atau yang lainnya mungkin bisa menghubungi hosting anda
    Simple zone records
  3. Lalu pada kotak Add a CNAME Record isikan subdomain anda, misalnya web.uwah.web.idMenambah CNAME Record
  4. Lalu tambahkan lagi versi www-nya, misalnya www.web.uwah.web.id
  5. Setelah itu, kita mulai setting di blogspot, login dulu ke akun blogspot anda.
  6. Klik Pengaturan –> Publikasikan
  7. Klik pilihan Domain Ubah SesuaianCustom domain blogspot
  8. Klik Beralihlah ke pengaturan lanjut.Blogspot custom domain
  9. Isi kotak domain anda dengan subdomain yang anda telah masukkan di CNAME Record tadi.Blogspot custom domain
  10. Pada pilihan yang lain, biarkan tetap, isi verifikasi kata, dan klik Simpan Setelan.
  11. Jika langkah ini benar, maka subdomain anda langsung bisa terarah ke blogspot anda.

Jika anda tidak punya hosting, tetapi cuma hosting DNS anda, maka anda bisa mengubah CNAME Record yang intinya hampir mirip dengan langkah di atas. Namun semua setiap hosting DNS biasanya berbeda-beda caranya.

Selamat mencoba.

Incoming search terms:

  • langkah-langkah Prawira

Cara Update Plugin WordPress Secara Otomatis

WordPress merupakan salah satu Content Management System blog terbesar di dunia yang mempunyai jumlah pengguna sangat banyak. Tak heran lagi fitur-fiturnya sangat banyak, dukungan plugin yang mudah didapat, dan tema-tema menarik mudah ditemukan di internet. Fitur-fitur semacam itu menyebabkan para webmaster tidak perlu belajar banyak tentang bahasa pemograman web terlebih dahulu sebelum membuat web.

Salah satu fitur unggulan dari wordpress adalah plugin. Plugin adalah suatu pelengkap pada wordpress yang berfungsi sebagai penambah fitur pada wordpress dari pihak ketiga. Dengan dukungan plugin, si webmaster juga dapat membuat website sesuai dengan keinginan hanya selama 5 menit.

Seiring perkembangan waktu, banyak pluginplugin yang terus diperbarui. Namun terlalu repot rasanya kalau kita harus memperbarui manual via cpanel.

Agar bisa dilakukan pembaruan wordpress secara otomatis, ada beberapa setting yang harus dilakukan.

Mengubah permission folder

Masuk ke dalam control panel anda, lalu ubah permission folder berikut dari 755 menjadi 777.

wp-content/
wp-content/plugins/
Ubah juga juga folder plugin di dalam wp-content/plugins/.

Mengedit file wp-setting.php

Di dalam wp-setting.php carilah fungsi

wp_plugin_directory_constants();
Kemudian tambahkan setelahnya
if(is_admin()) {
    add_filter('filesystem_method', create_function('$a', 'return "direct";' ));
    define( 'FS_CHMOD_DIR', 0755 );
}

Update plugin

Di bagian installed plugin, cari plugin yang akan diperbarui

Cari plugin yang akan diupdateLakukan deactivate plugin terlebih dahulu, kemudian klik update automatically. Tunggu prosesnya.

Update Plugin

Setelah berhasil, klik Activate Plugin. Ubah kembali permission folder menjadi 755.

Incoming search terms:

  • cara update plugin wordpress otomatis

Cara Mengarahkan Website ke Halaman UnderConstruction Menggunakan .htaccess

Adakala banyak terjadi masalah-masalah bagi para webmaster melakukan perbaikan pada websitenya. Misalnya ketika hosting baru saja uptime, atau kerusakan disebabkan hacker atau kesalahan-kesalahan server, juga bisa saja si webmaster ingin melakukan pembaruan atau menambal celah websitenya.

Sebenarnya jika kita mengakses website kita harus melewati semacam aturan akses file, bernama .htaccess. File tersebut sangat penting bagi sebuah website. Salah satu kegunaannya yaitu misalnya kita ingin menyederhanakan URL website yang terlalu panjang. Kita dapat melakukannya dengan menambah kode di .htaccess sehingga URL diketik di address bar bisa di-direct ke alamat yang kita inginkan.

Mari kita coba membuat halaman underconstruction memakai .htaccess :

  • Buat halaman perbaikan.html.
  • Pastikan backup file .htaccess sebelumnya.
  • Buat file .htaccess baru. Tulis kode sebagai berikut.
RewriteEngine on
RewriteCond %{REQUEST_URI} !/perbaikan.html$
RewriteCond %{REMOTE_HOST} !^125\.166\.248\.20
RewriteRule $ /perbaikan.html [R=302,L]
  • Pada contoh di atas, siapapun yang mengakses website akan diarahkan ke halaman perbaikan.html kecuali IP 125.166.248.20
  • Untuk file-file yang rawan, harus diproteksi dengan menambahkan :
<Files "config.php">
Order Allow,Deny
Deny from All
</Files>
  • Kode di atas bertujuan untuk memproteksi file config.php.

Jangan lupa, berhati-hatilah saat underconstruction. Jangan sampai para peretas memanfaatkan kesempatan ini untuk menguasai website anda.

Selamat mencoba.

Incoming search terms:

  • cara membuat website under construction
  • membuat halaman under construction
  • under construction kesalahan
  • best flannel men
  • cara buat web under construction
  • cara membuat web under construction di cpanel
  • cara mengatasi web yang underconstruct
  • cara mengatasi website under construction
  • cara menghilangkan under construction
  • cara menghilangkan website underconstruction