Video Player Review Versi @YogaBPrawira [Part 1]

Sudah lama nih gak nulis lagi di blog, maklum sampai lupa kalau dah bayar hosting dan domain buat blog ini. Okelah kali ini aku pengen ngeshare tentang reviewku tentang beberapa video player yang pernah kucoba. Mungkin aku ini termasuk hobi ngotak ngatik video player, alias suka nyoba-nyoba video player sampai pas yang mantep di hati (ciee). Ini review sifatnya personal ya, kalau ada kesamaan pendapat, berarti memang selera kita sama, jangan-jangan selera film kita juga sama, hehe.

 

POTPLAYER

PotPlayer

Lho, kenapa kok aku nulisnya video player ini pertama kali? Ya mungkin inilah video player yang paling “pas” sama diriku, dan laptopku *halah.

Kelebihannya :

  • Gratis, gak usah pake bayar
  • Ringan, buktinya kalau pas buka video itu cepet nampilnya.
  • Installernya termasuk kecil, mungkin cuman belasan MB
  • Mendukung windows 64 bit, jadi kalau laptopmu 64 bit, pilih versi yang ini aja, seharusnya sih performancenya lebih bagus
  • Bisa disetting pertama kali membuka video ukurannya videonya 100% dan proporsional skalanya (ini kesukaanku)
  • Skin-nya banyak, bahkan skin potplayer bisa menyerupai skin video player lain, keren lah pokoknya
  • Tidak ada iklan-iklan yang mengganggu
  • Ada pilihan buat memilih video renderernya, aku sih suka EVR (defaultnya EVR yang dicustom) sama Haali, katanya sih bagus dua itu.
  • Setting default pada control keyboard, misalnya buat pause, full screen itu udah kayak video player biasanya, bisa sinyc subtitle juga, mau dicepetin atau dilambatin, semua bisa

Kekurangannya :

  • Dibandingkan KMPlayer atau K-Lite Codec Pack sih, dukungan filenya lebih sedikit kali, soalnya installernya kecil, tetapi bagi kamu yang udah merasa cukup dengan file-file yang disupport GOM Player, berarti kamu akan merasa sangat cukup kalau kamu pakai video player ini
  • Apalagi ya, kayaknya udah sih

Downloadnya di http://daumpotplayer.com/download/

 

KMPLAYER

KMPlayer

Wah, sebelumnya aku pakainya ini, enak sih, tapi… mari kita bahas kelebihan dan kekurangannya

Kelebihannya :

  • Gratis juga sih
  • Bisa disetting juga pertama kali membuka video ukurannya videonya 100% dan proporsional skalanya
  • Bisa streaming TV korea (pembuatnya dari korea), juga streaming video klip juga (cocok untuk pecinta korea)
  • Setting default keyboardnya hampir sama dengan potplayer
  • Ada pilihan buat memilih video renderernya juga
  • Bisa bikin film 2D menjadi mode 3D
  • Dukungan filenya sangat banyak
  • Sound-nya sepertinya diresampling sehingga hasil suaranya lebih keras daripada yang aslinya

Kekurangannya :

  • Berat pas bukanya
  • Installernya lumayan gede
  • Tidak mendukung 64 bit
  • IKLAN-nya sangat mengganggu, mungkin masuk rekor dunia video player dengan iklan paling mengganggu sedunia
  • Kalau kamu setting video renderernya “EVR Custom Allocator” (biasanya defaultnya pake yang ini), pada file video tertentu ada bidang berwarna biru di sisa screen videonya. Harusnya kan hitam biar kayak film beneran. Nah ini yang menurutku mengganggu kalau video renderernya gak diganti
  • Update terbarunya gak bisa dijalanin softwarenya, padahal ada di taskbar, dilihat di task manager tulisannya “not responding”, padahal kalau gak diupdate pasti pas buka ada tulisannya suruh update, padahal udah dicentang “jangan tampilkan box ini lagi”

Kalau dilihat-lihat sih KMPlayer sama PotPlayer itu hampir sama, karena yang mengembangkan dulu sama, tapi terus gak tahu kenapa keduanya menempuh jalan yang berbeda.

Downloadnya di http://www.kmplayer.com/

 

GOM PLAYER

GOM Player

Nah, kalau yang ini masih menjadi video player cadanganku.

Kelebihannya :

  • Gratis juga
  • Bisa disetting juga pertama kali membuka video ukurannya videonya 100% dan proporsional skalanya
  • Lumayan ringan
  • Installernya kecil
  • Setting default pada control keyboard standart seperti KMPlayer
  • Yang versi terbaru bisa memperkuat suara hingga 200%
  • Skin yang versi baru lebih bagus

Kekurangannya :

  • Tidak mendukung 64 bit
  • Ada iklannya, tapi tidak mengganggu
  • Gak ada pilihan video renderernya
  • Dukungan filenya sedikit

Sepertinya emang video player ini cocok bagi “yang penting bisa untuk nonton film” tanpa mau pusing ngotak ngatik pengaturan yang njelimet. Pengaturannya termasuk simple.

Downloadnya di http://player.gomlab.com/eng/download/

 

Catatan : Video player yang direview adalah video player keluaran terbaru, kalau video player anda kadaluarsa, dan berbeda dari yang dituliskan oleh penulis, ya berarti kita beda. Termasuk nanti kalau tulisan ini yang kadaluarsa.

Jadi kalau kamu sekarang pake video player apa?

Nanti review akan dilanjutin di post berikutnya.

Incoming search terms:

  • film yang gak bisa dicepetin
  • nyobanyobavideo

Has one comment to “Video Player Review Versi @YogaBPrawira [Part 1]”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.